Bek Inter Tolak Tawaran Barcelona dan Manchester United

Bek Inter Tolak Tawaran Barcelona dan Manchester United

Berita Bola, Bek Inter Tolak Tawaran Barcelona dan Manchester United

Bek Inter Milan, Milan Skriniar, mengaku betah membela timnya. Ia mengaku ingin mengikuti jejak seniornya di Tim Nasional (Timnas) Slovakia, Marek Hamsik, yang setia membela Napoli dari 2007 hingga saat ini.

“Saya sangat menyukai Inter. Saya sangat bahagia di sini dan senang jika dapat memiliki karier seperti yang dilakukan Marek Hamsik bersama Napoli,” kata Skriniar mengutip dari Kamus Judi.

Pernyataan di atas sekaligus menghentikan spekulasi bek berusia 23 tahun itu yang dikait-kaitkan dengan sejumlah klub besar Eropa. Barcelona dan Manchester United disebut tertarik memboyong Skriniar yang baru didatangkan Inter dari Sampdoria pada bursa transfer musim panas 2017.

Bersama Inter musim ini, Skriniar mampu menunjukkan kelasnya. Skriniar mampu mencatatkan rata-rata tujuh aksi bertahan di setiap pertandingan. Raihan itu merupakan yang tertinggi ketimbang deretan pemain belakang lain yang mentas di Liga Italia.

Pemegang 14 caps bersama Timnas Slovakia itu ternyata tak hanya andal mengawal pertahanan. Ia juga dapat diandalkan untuk mengoyak jala gawang lawan. Hal itu terbukti dari 28 penampilan di Liga Italia 2017-2018, mantan pemain MSK Zilina itu sanggup mengemas empat gol.

[ Baca Juga – Mata Frustrasi Man United Gagal ke Perempatfinal Liga Champions 2017-2018 ]

Bahkan tiap kali Skriniar mencetak gol, Inter selalu meraih kemenangan. Skriniar masing-masing mencetak satu gol saat Inter mengalahkan Crotone 2-0, Sampdoria (3-2), Chievo Verona (5-0) dan Benevento (3-0).

Saat ini, target utama Skriniar bersama Inter ialah meloloskan tim asuhan Luciano Spalletti itu ke Fase Grup Liga Champions 2018-2019. Syaratnya, Inter harus finis di posisi empat besar Liga Italia 2017-2018. Hingga pekan 29, Inter duduk di posisi empat dengan koleksi 55 angka.

Inter berpotensi menjauh dari Lazio yang berada di posisi kelima dengan raihan 54 poin. Hal itu karena Inter memiliki tabungan satu pertandingan kontra AC Milan yang belum dimainkan. Laga kontra Milan batal digelar untuk menghormati meninggalnya kapten Fiorentina, Davide Astori pada 4 Maret 2018.

Karena itu, sekarang tinggal konsistensi yang dibutuhkan Inter. Apalagi dalam 10 laga tersisa, Inter masih diharuskan bersua tiga tim kuat, yakni Milan, Lazio dan Juventus.