Bersengketa soal Bonus, Neymar Minta UEFA Depak Barcelona dari Liga Champions

Bersengketa soal Bonus, Neymar Minta UEFA Depak Barcelona dari Liga Champions

Berita Bola,  Bersengketa soal Bonus, Neymar Minta UEFA Depak Barcelona dari Liga Champions

Kabar mengejutkan datang dari bintang Paris Saint-Germain (PSG), Neymar Jr yang meminta Federasi Sepakbola Eropa (UEFA) untuk mendepak Barcelona dari ajang Liga Champions musim ini. Hal itu menyusul sengketa mengenai pembayaran bonus Barcelona kepada ayah satu anak tersebut.

Menurut berita yang dimuat ESPN, perwakilan PSG sudah mengajukan permohonan mendepak Blaugrana –julukan Barca– dari ajang Liga Champions 2017-2018. Pasalnya, mantan klub Neymar itu enggan membayarkan bonus kesetiaan yang mencapai 25,6 juta euro atau sekira Rp407 miliar Panduan Bermain Judi.

Perwakilan PSG bersikeras kalau transfer Neymar ke Le Parisiens –julukan PSG– sudah memenuhi syarat untuk mendapatkan bonus dari kesetiaan pemain 25 tahun itu. Namun, pihak Barca justru menolak untuk membayarkannya.

Pihak Barca justru menuntut pembayaran bonus saat Neymar memperpanjang kontraknya pada musim panas 2016. Tim asuhan Ernesto Valverde tersebut dikabarkan meminta bayaran senilai 8,5 juta ditambah 10% tunggakan.

Transfer Neymar ke PSG memang sempat membuat sensasi. Tidak hanya soal bonus, Le Parisiens juga harus merogoh kocek dalam-dalam untuk bisa mendapatkan tanda tangan pemain berpaspor Brasil tersebut.

{ Baca juga : ” Pilih Dybala atau Griezmann, Barcelona? ” }

PSG rela membayarkan klausul pelepasan Neymar yang menyentuh angka 222 juta euro atau sekira Rp3,5 triliun. Akibatnya, Barca juga menuntut UEFA untuk melakukan investigasi apakah Le Parisiens melanggar peraturan financial fair play.

Tidak hanya mendatangkan Neymar, PSG juga meminjam pemain muda berbakat, Kylian Mbappe di musim panas 2017. Selain itu, klub asuhan Unai Emery tersebut akan memermanenkan penggawa 18 tahun tersebut dengan membayarkan 180 juta euro kepada AS Monaco sebagai pemilik sah.