Mourinho Ternyata Menolak Berbicara dengan Giggs

Mourinho Ternyata Menolak Berbicara dengan Giggs

Berita Bola, Ryan Giggs akhirnya meninggalkan Old Trafford, setelah 29 tahun bersama Manchester United dari akademi, pemain, hingga asisten manajer. Berbagai spekulasi seputar hubungannya dengan Jose Mourinho, sudah muncul sebagai alasannya memutuskan pergi.

Dilansir dari Panduan Judi Online pada Sabtu 16 Juli 2016, sedikit demi sedikit mulai terkuak, apa yang terjadi di balik keputusan Giggs. Informasi terbaru menyebutkan, bahwa Mourinho ternyata menolak untuk berbicara pada Giggs, serta tidak mau menawarkannya pekerjaan apa pun.

Giggs disebut kecewa karena Mourinho menolak mendiskusikan masa depannya, serta apa peran yang bisa dijalaninya setelah Mourinho ditunjuk sebagai manajer baru Setan Merah. Giggs bersedia tidak lagi menjabat asisten manajer, dan berharap setidaknya masuk dalam tim kepelatihan Mourinho.

Mantan pemain sayap, itu adalah bintang dengan capaian terbanyak di MU. Dia memenangkan 13 titel Premier League, dua trofi turnamen Eropa, empat Piala FA, dan empat Piala Liga. Dia total 963 kali membela Manchester United sepanjang kariernya.

Sudah tiga kali Giggs tidak memperoleh kepercayaan sebagai manajer, sejak Sir Alex Ferguson memutuskan pensiun pada 2013. Dia masih tetap tidak mau memutus hubungan, dengan klub yang membesarkan namanya, hingga Mourinho menolak menggunakan jasanya.

Setelah ditunjuk sebagai manajer, Mourinho menolak berbicara dengan Giggs, atau meminta maaf karena mengalahkannya untuk posisi manajer MU. “Saya tidak pernah lari dari tanggung jawab. Kenyataannya bukan tanggung jawab saya, bahwa Ryan tidak lagi di klub (MU),” kata Mourinho.

“Pekerjaan yang Ryan inginkan, adalah pekerjaan yang ditawarkan klub pada saya. Itu bukan saya saya. Ryan ingin menjadi manajer MU dan pemilik klub memutuskan, untuk memberi pekerjaan itu pada saya,” ujar mantan bos Chelsea itu.